NASA Akan Kembali Mengirim Manusia ke Bulan Pada Tahun 2018

Astronot saat berada di orbit Bumi

Masih terbayang di benak kita bahwa misi Apollo 11 merupakan misi yang pertama kalinya mendaratkan manusia di Bulan. Manusia yang pertama kalinya menginjakan kakinya di Bulan ialah Neil Amstrong.

Setelah hampir 56 tahun sejak manusia menginjakan kaki pertama kalinya di Bulan, kini Aeronautics Space Administration (NASA) berencana mengirimkan kembali astronot ke Bulan.

Sebuah pesan singkat dari salah satu Administrator NASA, Lightfoot mengatakan bahwa NASA sedang menyiapkan roket besar untuk membawa astronot ke orbit Bulan pada tahun 2018.

Namun ada beberapa masalah yang harus mereka hadapi sebelum memulai misi baru ke Bulan. Yang pertama adalah pembangunan roket Space Launch System (SLS) yang tidak selesai selesai semenjak 2004 silam. Hal yang serupa juga terjadi pada wahana Orion.

Dikabarkan NASA tengah menyiapkan dua misi. Yang pertama adalah Exploration Mission 1. Wahana EM-1 direncanakan akan menjelajah Bulan selama tiga minggu dan mengitari Bulan. Yang kedua adalah EM-2 yang direncanakan mengirim wahana berawak ke Bulan

Foto astronot saat menginjakan kaki di Bulan

Sudah lama sekali NASA tidak mengirim manusia ke orbit Bulan semenjak misi terakhir Apollo 17 pada tahun 1972. Salah satu faktor yang menyebabkan NASA tidak kembali mengirim manusia ke Bulan adalah soal pendanaan.

Pada 50 tahun yang lalu, sekitar 1960 sampai 1972 merupakan puncak kejayaan NASA. Mereka mengalokasikan dana sekitar 60 miliar USD untuk melakukan penjelajahan luar angkasa. Sedangkan budget NASA tahun ini hanyalah 18 miliar USD atau kurang dari sepertiga budget NASA 50 tahun yang lalu.

Dengan jumlah dana yang memiliki perbandingan cukup signifikan. Membuat misi sukses yang diraih NASA tentu lebih cepat terlaksana pada masa lalu. Seperti Mercury, wahana antariksa Apollo, stasiun ruang angkasa Skylab. Semua misi itu berhasil dicapai hanya dalam kurun waktu 13 tahun.

Misi Apollo juga salah satu misi yang memakan dana cukup besar. Misi Apollo membutuhkan sekitar 400 ribu tenaga kerja manusia.

Salah satu ahli astronomi, Derrick Pits mengungkap bahwa lebih masuk akal untuk mengirim astronot ke Bulan sebelum melakukan perjalanan panjang ke planet Mars.

Ya semoga saja misi NASA kembali mengirim manusia cepat terlaksana dan berhasil dicapai.
Tentang Penulis

Artikel terkait: