Teori Pembentukan Bumi Menurut Para Ahli

Bumi dalam bentuk 2d

Bumi merupakan salah satu planet yang kita tinggali saat ini dan satu satunya planet yang dapat mendukung kehidupan di tata surya. Planet kita ini juga terdiri dari 70% air.

Bumi terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu. Kira kira, 200 juta tahun yang lalu bentuk-bentuk kerak di Bumi sebagian besarnya adalah daratan atau yang lebih dikenal dengan sebutan pangea.

Lalu beberapa juta tahun kemudian daratan tersebut terbelah menjadi daratan besar. Yaitu laurasia(Amerika Utara, Eropa, Bagian Asia Tengah, dan Asia Timur). Dan daratan yang lainnya adalah yondwana(Amerika India, Australia, Amerika Selatan, dan beberapa bagian asia yang tersisa).

Selanjutnya bagian bagian dari benua besar tersebut terpecah-pecah kembali dan saling bertabrakan dengan bagian yang lain.

Permukaan Bumi mempunyai bentuk yang saling berbeda. Seperti lautan, daratan, gunung, dan masih banyak yang lainnya. Bumi juga disebut sebagai planet biru karena sebagian besar kandungannya adalah air.

Bumi juga berevolusi terhadap matahari dan berotasi pada porosnya. Hal itulah yang menyebabkan pasang surut air laut. Semua tercipta pasti ada sebabnya. Berikut beberapa teori terbentuknya bumi menurut para ilmuwan dan ahli astronomi.

Teori Pembentukan Bumi


1. Teori Big Bang (Ledakan Besar)

Ilustrasi Big Bang

Tata surya diperkirakan telah berumur 14 milyar tahun lebih dan awalnya tercipta dari ledakan besar atau biasa disebut big bang.

Sama seperti tata surya. Bumi bisa saja tercipta dari ledakan besar. Dimana ada material kabut yang sangat besar, lalu material yang kecil terlempar kemudian material yang besar berkumpul menjadi satu.

Nah bagian bagian yang besar itu kemudian meledak dan membentuk galaksi salah satunya adalah galaksi Bima Sakti. Dan di dalam Bima Sakti terdapat tata surya kita. Material yang kecil tersebut akan terlempar dan membentuk planet planet.

2. Teori Bintang Kembar

Ini merupakan salah satu teori yang digagas oleh seorang ahli astronomi yaitu R.A Lyttlean pada tahun 1930an. Teori ini menyatakan bahwa ada sepasang bintang kembar yang saling mengelilingi. Kemudian melintas sebuah bintang dan menabrak salah satu bintang yang saling mengelilingi itu.

Bintang yang tertabrak ini lalu hancur dan terpecah belah menjadi bagian bagian yang kecil lalu bagian kecil ini terus berputar mengelilingi bintang yang masih utuh. Kemudian materi materi tersebut berkumpul, lalu mendingin dan menjadi planet.

3. Teori Kabut (Nebula)

Terlihat Gas Berkumpul di Angkasa

Teori ini pertama kali digagas oleh Emmanuel Swedenborg pada tahun 1734 lalu disempurnakan oleh Immanuel Kant pada tahun 1775.

Teori ini dijelaskan bahwa pada awalnya tata surya diselimuti oleh kabut raksasa yang terbentuk dari debu, es dan gas yang disebut Nebula.

Gaya gravitasi yang dimiliki gas tersebut membuat kabut terus menyusut dan suhu kabut panas. Lalu akhirnya menjadi bintang raksasa. Bintang raksasa tersebut terus menyusut lalu berputar dengan cepat.

Akibat dari gaya gravitasi, gas gas tersebut berkumpul menjadi padat dan membentuk planet dalam dan planet luar.

Itulah beberapa penjelasan mengenai sejarah dan teori pembentukan Bumi. Sebenarnya kita tidak perlu memusingkan bagaimana cara Bumi terbentuk atau bentuk Bumi itu bulat apa datar. Yang harus kita lakukan adalah menjaga Bumi dan jangan sampai merusaknya.

Tentang Penulis

Artikel terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Teori Pembentukan Bumi Menurut Para Ahli"

Posting Komentar